Faishal
Blog Universitas Komputer Indonesia

Tugas Besar Pemrograman Pararell : Pengertian Cluster Server

Nama Anggota:
10212160 : M. Faishal Riyadhi
10215106 : Rizki Aditya
10213030 : Arif Nur Rohmat
10216701 : Aditya Abdurrahman
 
Pengertian Cluster Server
Cluster server adalah kumpulan dari server yang saling terhubung yang memiliki fungsi untuk membackup kinerja server yang lainya jika terjadi kegagalan devices, sehingga service / aplikasi yang ada didalam server tersebut tetap berjalan walaupun salah satu server dalam keadaan mati. Jika dilihat dari ilustrasi diatas, client mengakses web server yang terdiri dari httpd service dan my sql service, jika pada suatu saat server yang diakses client itu rusak,  sehingga client tidak bisa mengakses web server tersebut, maka itu tidak akan terjadi karena adanya cluster server. Server lain yang terhubung dengan server rusak tersebut akan membackup kinerja server yang mati, dan akan menjalankan web servernya sehingga client tetap bisa mengakses web server tersebut, padahal kenyataanya salah satu server tersebut down.
 
Terdapat 2 metode cluster server yaitu :
1. Load Balancing Cluster
2. Failover Clustering
 
Pada tugas ini kami menggunakan metode yang pertama yaitu, load Balancing Cluster. adapun peralatan yang diperlukan untuk membuat project ini diantaranya:
  • 2 atau lebih PC lengkap. disini kelompok kami mengunakan 3 buah PC.
  • Sebuah Switch/Hub
  • Kabel UTP
  • Sistem Operasi Windows Server 2012 R2.
  • Peralatan pendukung lain seperti mouse, keyboard, monitor
  • dan lain lain sesuai kebutuhan
Progres Minggu Pertama  (1).
Pada minggu pertama ini kami tidak ada progres pengerjaan tugas dikarenakan sebagian dari kami melaksanakan mudik lebaran. 
 
Progres Minggu Kedua (2).
Pada minggu kedua ini masing masing dari kami mulai mencari referensi tentang bagaimana membuat cluster server. kemudian kami mulai menginstal virtual box yang digunakan sebagai simulator untuk sistem operasi windows server 2012 R2. 
 
Pertemuan Ketiga (3).
Pada minggu ketiga karena dana sudah mencukupi kami sekelompok memutuskan untuk membeli perangkat switch dan 3 buah kabel LAN bertipe straight. Sehingga kami sudah dapat melanjutkan progres untuk membuat cluster server pada windows server 2012 r2. 
Adapun topologi jaringan yang kami gunakan adalah seperti gambar berikut:
1
 
setelah masing masing PC terinstall OS WinServer, maka hal selanjutnya yang kami lakukan adalah melakukan konfigurasi IIS, NLB, dan FTP (pilihan ini Oposional sebenarnya). sebelum mengkonfigurasi Aplikasi tersebut, pastikan semua komputer telah mempunyai alamat IP fisik, Untuk IP fisik sendiri, kami memberikan alamat ip 192.168.12.11 untuk server 1 sampai 192.168.12.14 untuk server 4. cara mensetting IP-nya? sama dengan cara mensetting IP di OS Windows Konvensional. Pastikan juga kabel LAN sudang terpasang di masing masing server dan dihubungkan ke switch untuk kemudian dicek koneksi masing masing server dengan cara melakukan perintah ping pada masing masing server Via RDP. (untuk menghemat penggunaan monitor
 
dan setelah masing masing server saling terhubung, langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi pada NLB, IIS, dan FTP tadi. adapun langkah langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Buka aplikasi Server Manager pada WinServer 2012 yang sudah diinstall tadi.
  2. klik next
  3. Tipe instalasi yang akan kita gunakan adalah Role-Based or Feature-Based Installation. berikan tanda lalu kemudian klik next.
  4. Berikan tanda pada select a server from the server pool. kemudian klik next.
  5. Di bagian ini kita akan memilih feature Web Server IIS yang akan digunakan pada Server ini. klik add features.
  6. masuk ke jendela features, beri centang pada Network Load Balancing, dan saat jendela Pop-Up dibawah ini muncul, klik add features.
  7. Hal yang akan kita lakukan setelah itu adalah instalasi / menambah feature FTP, ini oposional sih sebenarnya.
  8. Pastikan semua Feature yang diperlukan sudah dipilih pada jendela Confirmation, setelah sudah yakin bahwa feature yang diperlukan sudah lengkap, klik install untuk memulai instalasi feature yang telah kita pilih tadi,
  9. Tunggu Proses instalasi berjalan hingga selesai, setelah seluruh feature selesai diinstall, kita klik close.
Setelah mengkonfigurasi feature diatas, hal yang akan kita lakukan selanjutnya adalah mengatur IP Cluster.caranya adalah :
  1. Start > Administrative tools, pilih Network Load Balancing
  2. muncul popup, klik kanan pada NLB, pilih New Cluster
  3. Masukkan alamat Host server 1 (192.168.12.11), klik connect, setelah muncul tampilan ini, klik next.
  4. Muncul jendela Host Parameter, klik next.
  5. Selanjutnya di Cluster IP address, klik add untuk menambahkan ip address
  6. Masukkan alamat ip cluster sesuai dengan Map jaringan yang telah dibuat
  7. Beri tanda pada Multicast
  8. Saat penambahan IP Cluster selesai, maka akan muncul tanpilan seperti ini
  9. untuk mengetest apakah IP cluster sudah berhasil, lakukan pemanggilan melalui web browser komputer client. jika tampil tulisan server 1 (*ini karena kami sudah mengedit file index.html pada directory IIS nya terlebih dahulu), maka IP cluster telah berhasil.
  10. Lakukan hal sang sama untuk server 2-4
Progres Minggu Keempat (Trakhir).
Setelah beberapa minggu berlalu, tugas cluster ini telah selesai kami kerjakan. Adapun yang kami lakukan pada minggu keempat ini yaitu mempuat tulisan di blog ini. kesimpulan yang kami dapatkan dari tugas ini sangatlah banyak, salah satunya kami memahami proses dari load balancing cluster yang dilakukan pada windows server 2012 R2. 
Demikian laporan yang kami buat, Kritik dan saran yang membangun sangat diperlukan, apabila ada kesalahan atau kata kata yang kurang enak pada penulisann laporan ini, mohon untuk dimaafkan.
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 15 Juli 19 - 15:46 WIB
Dalam Kategori : CLUSTER SERVER
Dibaca sebanyak : 129 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback